Ma’af jika hati kecil ku telah lancang
Menjerit meneriakkan nama mu dengan lantang

Jika kau sudi , bisakah kau menyahut nya sesekali
Karena , begitu juga dengan mu ..
Aku pun akan senang jika hati ku yang tak tahu malu ini diam

Aku tak minta belas kasihan , sayang
Sebab kamu lah yang membuatnya malang
Semakin tidak kau pedulikan , semakin hati ku akan mengerang-ngerang

Hati ku hanya perlu kamu hiraukan
Bukan minta kamu perhatikan dengan penuh kasihan
Sungguh , itu tidak perlu !

Hati ku hanya ingin diam dari meneriak-neriakan nama mu  , sayang
Hati ku lelah seperti itu dan hanya perlu kamu istirahatkan
Jadi jangan segan membuatnya bungkam
Dengan cara apapun tapi tidak dengan belas kasihan

Kalau perlu kau pukul-pukul hingga lebam
Atau kau banting hingga hancur berserakan

Tak perlu kasihan, sayang
Aku tak ingin hati kecil ku ini jadi malang !




Mimpi pernah membawa ku terbang ke langit
Mengitari gugusan awan yang bergerak pelan
Menyaksikan berbagai macam warna cahaya
Kemudian saat semua nya tampak hitam
Aku disuguhkan taburan bintang

Mimpi pernah membawa ku ke sebuah taman di Jepang
Tempat dengan pemandangan musim gugur yang menakjubkan
Pohon-pohon dengan warna merah lembut dan jingga menawan
Membentuk sebuah koridor , dimana aku sedang berjalan
Lalu , bersama semilir angin aku menyenandungkan nada kebahagiaan

Mimpi pernah membawa ku menikmati musim salju di sebuah kota di Perancis
Agar dapat melihat setiap sudut kota nya , aku di ajak ke puncak sebuah menara
Kemudian diantara salju yang membentang di jalan juga lereng pegunungan
Aku menemukan keindahan ..

Mimpi juga pernah membawa ku ke sebuah laut di pulau raja ampat
Kemudian aku di ajak menyelam ke dasar nya
Menyaksikan pemandangan oleh ribuan karang dan berbagai jenis ikan
Sebuah panorama yang dapat membuat siapa saja terpesona

Aku tak tau apa itu mimpi
Yang  jelas ..
Dia selalu membawa ku , Kemana pun aku ingin pergi !





Aku sempat mengira kebahagiaan ku tak ada habis nya

Kemudian luka dengan cepat mengakhirinya..

Aku pernah merasa jadi wanita paling berbahagia
Nyata nya . aku lebih menyedihkan dari orang yang kehilangan akal sehat nya

Di sentak oleh tawa-tawa yang menertawakan , Aku sadar aku begitu memalukan
Bahagia yang ku rasakan adalah sebentuk kebodohan

Aku sempat tak percaya
Tapi Sekian banyak orang berbeda mengatakan hal yang sama

Pada akhir nya , se tak percaya apapun aku harus terima

Oleh mereka yang iba , aku dibelas kasihani
Oleh mereka yang benci , aku di caci maki
Sudah sepantasnya . aku takkan menyangkal nya          

Berulang kali aku mengutuk-ngutuk diri
Setelah kemudian sadar ,  aku minta ma’af dan mema’afkan diri ku lagi

Tapi aku masih juga belum mengerti ..
Kenapa aku begitu dibenci ? Kenapa aku begitu di kasihani ?

Aah . apa aku sedang menghina kan diri ku sendiri ?

Lalu jelaskan lah , Apa bahagia itu salah ?

Sebab dengan apa yang kalian sebut hina , AKU BERBAHAGIA ..



Tercipta menjadi makhluk yang tak bertalenta , tak punya kemampuan apa-apa , lemah tak berdaya.Tak sedikit pun membuat gue merasa kecewa.Menurut gue  , terlahir dalam keadaan normal dengan anggota tubuh lengkap dan berfungsi sempurna saja sudah sangat luar biasa.
 

Tercipta menjadi makhluk yang biasa-biasa saja juga membuat gue jauh dari peluang dan keberuntungan.Bayangin dari sekian lomba yang di ikutin,gue sama sekali gak pernah .. MENANG !

Gue gak punya bakat yang bisa di banggakan dalam bidang apapun.
Selama sekolah,Gak satu pun mata pelajaran yang bisa gue kuasain.Nilai ? sama pas-pasan nya kayak nih muka.

Olahraga ? Ya ampuun . Lari lambat , gue juga gak kuat.
Pas SD , kalau bikin kelompok olahraga itu pasti gue jadi yang tersisa,dipilihnya itu terpaksa.

Pas MTS , Gue jadi satu-satunya yang service volly nya gak maksimal.Boro-boro nyampe lapangan lawan,lapangan sendiri  aja gak nyampe setengah.Akhirnya pun,nilai praktek olahraga gue jadi gak nyampe setengah juga.Yeakh !

Pas MTS , Gue juga pernah ikut serta lomba classmeet . Pidato , Baca puisi dan kerajinan tangan.Dan gak ada satu pun yang gue menangkan.

Pidato ? Gue baru sadar ternyata isi pidato nya membingungkan.Maklum,isinya itu di ambil dari artikel majalah lama kemudian gue karang  sendiri jadi teks pidato.Sok pinter banget.

Baca puisi ? Intonasi gak ada,Ekspresi gak ada. Membaca , Gue cuman membaca biasa 

Kerajinan tangan ? Gue gak kreatif , hasil kerajinan tangan gue gak jelas banget tapi sukses jadi bahan tertawaan.Mungkin , kalau kerajinan tangan nya sekalian buat ngelawak . ada kemungkinan gue menang . apa boleh buat ? gue gak beruntung .

Tapi gue gak pernah nyesal atau jera sedikitpun .

Pas Aliyah , gue lagi-lagi ikut lomba dan lagi-lagi kalah .

Pertama , gue beberapa kali ikut lomba cerdas cermat dan GUGUR !

Next , gue ikut lomba pidato bahasa inggris antar sekolah dan akhirnya , gue berhasil ! Berhasil bikin malu dan cemas Guru Pendamping.Gara-gara teks pidato gue tulisan tangan.Iya,ceritanya biar simple jadi teks pidato nya gue tulis di kertas polio yang di lipat empat. 

Saking cemas nya ,  pas ngumpul teks nya ke juri  gue di suruh Guru nya  omong kek gini . “Sorry Mom/Mr my text has lose” . Padahal gue pikir-pikir , gak ada tuh peraturan nya kalau text pidato nya harus di ketik.Tapi apa boleh buat , gue turutin aja.

Setelah , selesai berpidato . Tiba-tiba Guru gue bilang kek gini “Pidato kamu bagus,yen”. Tapi gue tau , itu bukan pujian.Mungkin agar gue gak merasa malu dan minder,itu sudah jadi kewajiban guru pendamping atau mungkin beliau mengira kalau gue tersinggung karena tindakan beliau tadi,Entahlah !

Dulu gue juga pernah di rekomendasikan jadi anggota OSIS , tapi nama gue dihapus dan diganti.Padahal itu cuma rekomendasi,setidaknya kan di lihat dulu gimana usaha nya.Tapi lagi-lagi gue gak beruntung.Ketua OSIS nya gak yakin mau milih gue jadi anggotanya.Tapi gue gak masalah dan gak mau bikin masalah.Kalau menurut Ketua osis nya gue emang gak pantas,ya sudah.Gue gak mau meresikokan siapa-siapa kalau gue salah.

Belum lagi pas kuliah ,  Berhubung gue bukan orang yang pintar ,pas presentasi  jawaban gue selalu gak jelas dan gak bisa diterima oleh penanya.

Dan lagi-lagi gue kalah dalam lomba !

Seperti itulah hidup gue yang tidak beruntung berlangsung.

Akhirnya gue sadar , kalau gue sama sekali gak punya kelebihan.Iyaa , Gue emang gak punya kelebihan tapi gue juga gak merasa kekurangan.

Gue emang gak seberuntung orang yang cantik,pintar,kaya,punya banyak bakat.Gue bukan orang yang  beruntung tapi gue punya beberapa hal yang membuat gue merasa sangat beruntung yaitu keluarga,guru dan teman-teman.

Iyaa , Memiliki mereka merupakan keberuntungan yang tak ada habisnya.

Memiliki mereka adalah satu-satunya kelebihan dalam hidup gue.

Keluarga ? Terutama orang tua , Gue beruntung dan teramat sangat bersyukur karena memiliki orang tua yang masih sehat dan kuat . Alhamdulillah gue punya orang tua yang masih mampu mencukupi kebutuhan gue.

Gue gak bisa ngebayangin kalau , sejak kecil orang tua gue gak ada dan gue gak punya keluarga.Gue bakal hidup nelangsa di panti asuhan atau mungkin di jalanan.
Gue beruntung , di Usia muda gue gak harus susah payah kerja nyari duit.Walaupun gue gak bisa bangga juga karena hanya bisa pake duit orang tua.Bagaimanapun gue harus tetap bersyukur.

Setidakberuntung apapun gue , Gue bersyukur dirawat dengan sukarela dan penuh kasih sayang yang tiada tara oleh orang tua.

Memiliki ku memang tidak bisa membuat mereka bangga.Tapi setidaknya , memiliki ku dan merawat ku dapat menambah pahala mereka. Semoga merawat ku , tidak sia-sia.SEMOGA ! AMIN !

Guru ? Gue beruntung bisa sekolah dan punya guru yang mendidik gue dengan sabar walaupun gue gak pintar-pintar,Gue bersyukur karna saking gak pintarnya , gue gak sampai dikeluarkan.Hahaha . .
Dan dari sekian banyak cita-cita , akhirnya gue memilih jadi guru supaya bisa membuat semua orang jadi beruntung.AMIN !

Teman-teman ? Selama ini , ALHAMDULILLAH . Gue punya banyak teman yang baik , walaupun gue  bukan orang yang baik.Dari SD sampai Kuliah , Gue beruntung masih banyak yang mau dan sukarela nemenin.

Pas SD , Gue punya teman yang bersedia menampung gue di rumah nya. Iyaa , Dulu waktu SD gue pernah nge’kost sendirian.Karna kesepian , jadi gue sering nginap di rumah temen dan akhir nya gue jadi tinggal di rumah temen gue selama kurang lebih satu tahun.Maklum ,  SD gue lumayan jauh dari tempat tinggal.

Pas MTS ,  Berhubung dulu Nyokap Bokap gak punya duit buat beli sepeda apalagi motor jadi gue berangkat sekolah jalan kaki . Beruntung gue masih bisa sekolah . Lalu akhirnya , gue ditemuin sama temen yang berbaik hati ngeboncengin tiap hari.

Pas Aliyah , Gue merasa sangat beruntung punya teman-teman yang bisa bikin ketawa , bahagia , dan menerima gue apa adanya. Gue beruntung gue punya pengalaman-pengalaman yang berharga bersama mereka.

Dan pas kuliah , gue merasa makin dikelilingi orang-orang yang membuat gue merasa beruntung . 

Dari Ibu Kost , Gue beruntung punya ibu kost yang baik nya tiada tara.Kadang gue curiga,jangan-jangan ibu kost gue jelmaan malaikat.Iya , Ibu kost gue ini sangat baik . Beliau gak pernah menagih biaya kost jadi terserah kami kapan pengen bayar . yang penting yaa bayar . Mau telat berapa minggu kek , bulan kek . Sama sekali gak ada keluhan . Malah beliau khawatir , kalau-kalau uang bayar kost nya mengkorupsi uang jajan. Setiap kali bayar , pasti ditanyain . gak make uang jajan kan ?

Kami juga sering dianterin makanan , Kue , Bakso dan sebagainya . Bahkan saking baiknya , jemuran kami di gudang beliau angkatin dan beliau lipatin.Belum lagi fasilitas guru ngaji gratis dari beliau , Walaupun sekarang sudah gak ada , karena guru nya sibuk . Tapi beliau sampai sekarang terus mengusahakan mencari guru pengganti.

Temen-Temen , baik itu temen kampus ataupun temen kost .Semuanya baik hati.Gak jarang gue di traktir atau di masakin , spesial sama temen-temen kost.

Belum lagi , temen di kampus yang luar biasa perhatian . Kalau galau , dibeliin coklat . Lagi jerawatan,di beliin sabun.Lagi boke , di bayarin.

Walaupun gue sering di protesin karena gak peka-peka , maklum gue loading nya lama.Alhamdulillah,gue tetep di terima jadi temen mereka.

Jadi , Gue memang bukan orang yang beruntung . walaupun begitu , gue bersyukur gue masih diterima oleh keluarga dan teman-teman.

Kata temen gue keberuntungan yang paling penting adalah amal shaleh dan kasih sayang orang-orang di sekitar.GUE SEJUTU !

dan satu hal ..


memiliki mereka jauh lebih berharga dibanding menuai prestasi sebanyak-banyak nya dan keberuntungan seperti apapun bukan apa-apa dibandingkan keberuntungan memiliki mereka



Sekian paparan gak jelas dari gue , SEE YOU !