What I Want To Write
Arsip Blog
Why I Write ?
I Know and Show my self
I Find and Share my dream
I Remember and Perpetuate my story
WRITE is MY EXPRESSION
About me
Pengunjung Blog
Translate
Ma’af jika
hati kecil ku telah lancang
Menjerit
meneriakkan nama mu dengan lantang
Jika kau
sudi , bisakah kau menyahut nya sesekali
Karena ,
begitu juga dengan mu ..
Aku pun
akan senang jika hati ku yang tak tahu malu ini diam
Aku tak
minta belas kasihan , sayang
Sebab
kamu lah yang membuatnya malang
Semakin
tidak kau pedulikan , semakin hati ku akan mengerang-ngerang
Hati ku
hanya perlu kamu hiraukan
Bukan minta
kamu perhatikan dengan penuh kasihan
Sungguh ,
itu tidak perlu !
Hati ku
hanya ingin diam dari meneriak-neriakan nama mu , sayang
Hati ku
lelah seperti itu dan hanya perlu kamu istirahatkan
Jadi jangan
segan membuatnya bungkam
Dengan cara
apapun tapi tidak dengan belas kasihan
Kalau perlu
kau pukul-pukul hingga lebam
Atau kau banting
hingga hancur berserakan
Tak perlu kasihan,
sayang
Aku tak
ingin hati kecil ku ini jadi malang !
Mimpi pernah membawa ku
terbang ke langit
Mengitari gugusan awan yang
bergerak pelan
Menyaksikan berbagai macam
warna cahaya
Kemudian saat semua nya tampak
hitam
Aku disuguhkan taburan bintang
Mimpi pernah membawa ku ke
sebuah taman di Jepang
Tempat dengan pemandangan
musim gugur yang menakjubkan
Pohon-pohon dengan warna merah
lembut dan jingga menawan
Membentuk sebuah koridor ,
dimana aku sedang berjalan
Lalu , bersama semilir angin
aku menyenandungkan nada kebahagiaan
Mimpi pernah membawa ku
menikmati musim salju di sebuah kota di Perancis
Agar dapat melihat setiap
sudut kota nya , aku di ajak ke puncak sebuah menara
Kemudian diantara salju yang
membentang di jalan juga lereng pegunungan
Aku menemukan keindahan ..
Mimpi juga pernah membawa ku ke
sebuah laut di pulau raja ampat
Kemudian aku di ajak menyelam
ke dasar nya
Menyaksikan pemandangan oleh ribuan
karang dan berbagai jenis ikan
Sebuah panorama yang dapat
membuat siapa saja terpesona
Aku tak tau apa itu mimpi
Yang jelas ..
Dia selalu membawa ku , Kemana
pun aku ingin pergi !
Aku sempat mengira
kebahagiaan ku tak ada habis nya
Kemudian luka dengan cepat mengakhirinya..
Aku pernah merasa jadi wanita paling berbahagia
Nyata nya . aku lebih
menyedihkan dari orang
yang kehilangan akal sehat nya
Di sentak oleh tawa-tawa yang menertawakan , Aku sadar aku begitu
memalukan
Bahagia yang ku rasakan adalah sebentuk kebodohan
Aku sempat tak percaya
Tapi Sekian banyak orang berbeda mengatakan hal yang sama
Pada akhir nya , se tak percaya apapun aku harus terima
Oleh mereka yang iba , aku dibelas kasihani
Oleh mereka yang benci , aku di caci maki
Sudah
sepantasnya . aku takkan menyangkal nya
Berulang kali aku mengutuk-ngutuk diri
Setelah kemudian sadar , aku
minta ma’af dan mema’afkan diri ku lagi
Tapi aku masih juga belum mengerti ..
Kenapa aku begitu dibenci ?
Kenapa aku begitu di kasihani ?
Aah . apa aku sedang menghina kan diri ku sendiri ?
Lalu jelaskan lah , Apa bahagia itu salah ?
Sebab dengan apa yang kalian sebut hina , AKU BERBAHAGIA ..
Tercipta
menjadi makhluk yang tak bertalenta , tak punya kemampuan apa-apa , lemah tak
berdaya.Tak sedikit pun membuat gue merasa kecewa.Menurut gue , terlahir dalam keadaan normal dengan
anggota tubuh lengkap dan berfungsi sempurna saja sudah sangat luar biasa.
Tercipta
menjadi makhluk yang biasa-biasa saja juga membuat gue jauh dari peluang dan
keberuntungan.Bayangin dari sekian lomba yang di ikutin,gue sama sekali gak
pernah .. MENANG !
Gue
gak punya bakat yang bisa di
banggakan dalam bidang apapun.
Selama
sekolah,Gak satu pun mata pelajaran yang bisa gue kuasain.Nilai ? sama pas-pasan nya kayak nih muka.
Olahraga
? Ya ampuun . Lari lambat , gue juga
gak kuat.
Pas
SD , kalau bikin kelompok olahraga itu pasti gue jadi yang tersisa,dipilihnya itu terpaksa.
Pas
MTS , Gue jadi satu-satunya yang service volly nya gak maksimal.Boro-boro
nyampe lapangan lawan,lapangan sendiri
aja gak nyampe setengah.Akhirnya pun,nilai praktek olahraga gue jadi gak
nyampe setengah juga.Yeakh !
Pas
MTS , Gue juga pernah ikut serta lomba classmeet . Pidato , Baca puisi dan
kerajinan tangan.Dan gak ada satu pun yang gue menangkan.
Pidato
? Gue baru sadar ternyata isi pidato nya
membingungkan.Maklum,isinya itu di ambil
dari artikel majalah lama kemudian gue karang
sendiri jadi teks pidato.Sok pinter banget.
Baca
puisi ? Intonasi gak ada,Ekspresi gak ada. Membaca , Gue cuman membaca biasa
Kerajinan
tangan ? Gue gak kreatif , hasil kerajinan tangan gue gak jelas banget tapi
sukses jadi bahan tertawaan.Mungkin , kalau kerajinan tangan nya sekalian buat
ngelawak . ada kemungkinan gue menang . apa boleh buat ? gue gak beruntung .
Tapi
gue gak pernah nyesal atau jera sedikitpun .
Pas
Aliyah , gue lagi-lagi ikut lomba dan lagi-lagi kalah .
Pertama
, gue beberapa kali ikut lomba cerdas cermat dan GUGUR !
Next
, gue ikut lomba pidato bahasa inggris antar sekolah dan akhirnya , gue
berhasil ! Berhasil bikin malu dan cemas Guru Pendamping.Gara-gara teks pidato gue tulisan tangan.Iya,ceritanya
biar simple jadi teks pidato nya gue
tulis di kertas polio yang di
lipat empat.
Saking
cemas nya , pas ngumpul teks nya ke juri gue di suruh Guru nya omong
kek gini . “Sorry Mom/Mr my text has lose” . Padahal gue pikir-pikir , gak ada
tuh peraturan nya kalau text pidato nya harus di ketik.Tapi apa boleh buat ,
gue turutin aja.
Setelah
, selesai berpidato . Tiba-tiba Guru gue bilang kek gini “Pidato kamu
bagus,yen”. Tapi gue tau , itu bukan pujian.Mungkin agar gue gak merasa malu
dan minder,itu sudah jadi kewajiban guru pendamping atau mungkin beliau mengira
kalau gue tersinggung karena tindakan beliau tadi,Entahlah !
Dulu
gue juga pernah di rekomendasikan jadi anggota OSIS , tapi nama gue dihapus dan
diganti.Padahal itu cuma rekomendasi,setidaknya kan di lihat dulu gimana usaha
nya.Tapi lagi-lagi gue gak beruntung.Ketua OSIS nya gak yakin mau milih gue
jadi anggotanya.Tapi gue gak masalah dan gak mau bikin masalah.Kalau menurut
Ketua osis nya gue emang gak pantas,ya sudah.Gue gak mau meresikokan
siapa-siapa kalau gue salah.
Belum
lagi pas kuliah , Berhubung gue bukan orang yang pintar ,pas presentasi jawaban gue selalu gak jelas dan gak bisa
diterima oleh penanya.
Dan
lagi-lagi gue kalah dalam lomba !
Seperti
itulah hidup gue yang tidak beruntung berlangsung.
Akhirnya
gue sadar , kalau gue sama sekali gak punya kelebihan.Iyaa , Gue emang gak
punya kelebihan tapi gue juga gak merasa kekurangan.
Gue
emang gak seberuntung orang yang cantik,pintar,kaya,punya banyak bakat.Gue
bukan orang yang beruntung tapi gue
punya beberapa hal yang membuat gue merasa sangat beruntung yaitu keluarga,guru
dan teman-teman.
Iyaa
, Memiliki mereka merupakan keberuntungan yang tak ada habisnya.
Memiliki
mereka adalah satu-satunya kelebihan dalam hidup gue.
Keluarga
? Terutama orang tua , Gue beruntung dan teramat sangat bersyukur karena memiliki orang tua yang masih sehat dan kuat
. Alhamdulillah gue punya orang tua yang masih mampu mencukupi kebutuhan gue.
Gue
gak bisa ngebayangin kalau , sejak kecil orang tua gue gak ada dan gue gak
punya keluarga.Gue bakal hidup nelangsa di panti asuhan atau mungkin di
jalanan.
Gue
beruntung , di Usia muda gue gak harus susah payah kerja nyari duit.Walaupun
gue gak bisa bangga juga karena hanya bisa pake duit orang tua.Bagaimanapun gue
harus tetap bersyukur.
Setidakberuntung
apapun gue , Gue bersyukur dirawat dengan sukarela dan penuh kasih sayang yang
tiada tara oleh orang tua.
Memiliki
ku memang tidak bisa membuat mereka bangga.Tapi setidaknya , memiliki ku dan
merawat ku dapat menambah pahala mereka. Semoga merawat ku , tidak
sia-sia.SEMOGA ! AMIN !
Guru
? Gue beruntung bisa sekolah dan punya guru yang mendidik gue dengan sabar walaupun gue gak
pintar-pintar,Gue bersyukur karna saking gak pintarnya , gue gak sampai dikeluarkan.Hahaha . .
Dan
dari sekian banyak cita-cita , akhirnya gue memilih jadi guru supaya bisa
membuat semua orang jadi beruntung.AMIN !
Teman-teman
? Selama ini , ALHAMDULILLAH . Gue punya banyak teman yang baik , walaupun
gue bukan orang yang baik.Dari SD sampai
Kuliah , Gue beruntung masih banyak yang mau dan sukarela nemenin.
Pas
SD , Gue punya teman yang bersedia menampung gue di rumah nya. Iyaa , Dulu
waktu SD gue pernah nge’kost sendirian.Karna kesepian , jadi gue sering nginap
di rumah temen dan akhir nya gue jadi tinggal di rumah temen gue selama kurang lebih
satu tahun.Maklum , SD gue lumayan jauh
dari tempat tinggal.
Pas
MTS , Berhubung dulu Nyokap Bokap gak
punya duit buat beli sepeda apalagi motor jadi gue berangkat sekolah jalan kaki
. Beruntung gue masih bisa sekolah . Lalu akhirnya , gue ditemuin sama temen yang
berbaik hati ngeboncengin tiap hari.
Pas
Aliyah , Gue merasa sangat beruntung punya teman-teman yang bisa bikin ketawa ,
bahagia , dan menerima gue apa adanya. Gue beruntung gue punya
pengalaman-pengalaman yang berharga bersama mereka.
Dan
pas kuliah , gue merasa makin dikelilingi orang-orang yang membuat gue merasa
beruntung .
Dari
Ibu Kost , Gue beruntung punya ibu kost yang baik nya tiada tara.Kadang gue curiga,jangan-jangan
ibu kost gue jelmaan malaikat.Iya , Ibu kost gue ini sangat baik . Beliau gak
pernah menagih biaya kost jadi terserah kami kapan pengen bayar . yang penting
yaa bayar . Mau telat berapa minggu kek , bulan kek . Sama sekali gak ada keluhan
. Malah beliau khawatir , kalau-kalau uang bayar kost nya mengkorupsi uang
jajan. Setiap kali bayar , pasti ditanyain . gak make uang jajan kan ?
Kami
juga sering dianterin makanan , Kue , Bakso dan sebagainya . Bahkan saking
baiknya , jemuran kami di gudang beliau angkatin dan beliau lipatin.Belum lagi
fasilitas guru ngaji gratis dari beliau , Walaupun sekarang sudah gak ada ,
karena guru nya sibuk . Tapi beliau sampai sekarang terus mengusahakan mencari
guru pengganti.
Temen-Temen
, baik itu temen kampus ataupun temen kost .Semuanya baik hati.Gak jarang gue
di traktir atau di masakin , spesial sama temen-temen kost.
Belum lagi , temen di
kampus yang luar biasa perhatian . Kalau galau , dibeliin coklat . Lagi
jerawatan,di beliin sabun.Lagi boke , di bayarin.
Walaupun gue sering
di protesin karena gak peka-peka , maklum gue loading nya
lama.Alhamdulillah,gue tetep di terima jadi temen mereka.
Jadi
, Gue memang bukan orang yang beruntung . walaupun begitu , gue bersyukur gue
masih diterima oleh keluarga dan teman-teman.
Kata
temen gue keberuntungan yang paling penting adalah amal shaleh dan kasih sayang
orang-orang di sekitar.GUE SEJUTU !
dan satu hal ..
memiliki
mereka jauh lebih berharga dibanding menuai prestasi sebanyak-banyak nya dan keberuntungan
seperti apapun bukan apa-apa dibandingkan keberuntungan memiliki mereka
Sekian paparan gak
jelas dari gue , SEE YOU !